16 Subsektor Ekonomi Kreatif yang Menawarkan Prospek Menjanjikan

Memulai usaha pada sektor ekonomi kreatif bukan hanya menjadi tantangan tersendiri sekaligus membuka peluang untuk memicu pertumbuhan ekonomi. Kementerian pariwisata dan ekonomi kreatif membagi 16 subsektor ekonomi kreatif dengan jenis usaha yang berbeda-beda.

Konsep ekonomi kreatif ini termasuk jenis usaha yang masih memerlukan pengembangan supaya bisa menjangkau pasar yang lebih luas. Namun, beberapa di antaranya memang sudah berhasil masuk dalam kancah internasional.

Pengembangan Sektor Pariwisata dan Ekonomi Kreatif 

Optimasi desa wisata maupun pengembangan lingkungan di seluruh nusantara semakin gencar untuk menjadikan Indonesia sebagai negara destinasi wisata di kelas dunia. Kemenparekraf juga mendukung industri kreatif supaya bisa bersaing dengan produk ekraf impor.

Dalam rangka mengembangkan usaha di sektor pariwisata dan industri ekonomi kreatif, kemenparekraf berusaha mempertemukan inventor dan investor untuk melakukan kerja sama. Mengingat sektor ekonomi kreatif ini memiliki prospek yang bagus bagi perekonomian negara.

Mengenal 16 Subsektor Ekonomi Kreatif di Indonesia

Indonesia, melalui kemenparekraf berusaha memajukan perekonomian dan pembangunan nasional dengan mengatur kebijakan dalam bidang parekraf. Berikut ini ialah jenis-jenis usaha di subsektor ekonomi kreatif yang dapat kamu gunakan sebagai referensi:

1. Game Developer

Game bukan lagi sekedar hiburan tetapi juga menjadi peluang bisnis. Terlebih lagi, adanya pertandingan e-sport, semakin banyak pengguna internet yang memainkan game online ini. Hal ini memicu game developer lokal  untuk berkarya dan bersaing secara sehat.

2. Musik

Musik termasuk industri dengan prospek yang menjanjikan. Kini kemenparekraf menyediakan berbagai fasilitas dan program-program untuk meningkatkan kualitas maupun kuantitas di industri music, sehingga industri musik dapat terkelola dengan maksimal.

3. Fashion

Trend fashion yang selalu berganti setiap bulan ini menuntut pelaku bisnis di bidang fashion untuk selalu berinovasi dalam menciptakan produk yang menarik. Selain peningkatan kualitas produk, sinergi antara pabrik, designer dan distributor harus terjaga dengan baik untuk memajukan bisnis ini.

4. Kuliner

Sub suktor kuliner merupakan jenis industri yang berkontribusi cukup besar yakni sekitar 30% dari seluruh pendapatan sektor parekraf. Kemenparekraf mengadakan pelatihan bisnis, pendampingan membuka usaha dan akses permodalan untuk menyokong industri kuliner.

5. Arsitektur

Arsitektur berperan penting dalam menjunjung keragaman dan karakter bangsa melalui inovasi produk arsitektur. Karena jumlah arsitek di negeri ini masih terlalu sedikit, maka industri di bidang ini membuka banyak peluang bagi kamu yang tertarik di dunia arsitektur.

6. Seni Rupa

Potensi seni rupa Indonesia cukup besar untuk bersaing di kancah internasional. Karena dari segi kuantitas, kualitas, produktivitas, pelaku kreatif, dan potensi pasar, Indonesia sangat berpeluang besar menjadi pusat seni rupa di kawasan Asia Tenggara.

7. Film, Video dan Animasi

Sebagian besar rumah produksi bersaing dalam meningkatkan produktivitas demi meningkatkan kualitas film dan meraup keuntungan secara optimal. Sub sektor video, animasi dan film masih memerlukan pengembangan di berbagai sisi.

8. Desain Grafis

Desain grafis mampu mendukung pertumbuhan ekonomi. Kemenparekraf sebagai badan ekonomi kreatif menyediakan fasilitas agar para desainer grafis bisa bersaing dengan desainer luar.

9. Televisi dan Radio

Informasi digital yang dapat tersebar secara masif memerlukan media televisi dan radio. Perkembangan sektor ini sudah bagus tapi SDM dan rumah produksi masih perlu pengembangan.

10. Interior Desain

Pelaku kreatif di sub sektor interior desain dapat mengikuti berbagai program kemenparekraf dan pameran yang berskala internasional untuk menonjolkan karakter bangsa dan menunjang pertumbuhan ekonomi.

11. Fotografi

Fotografi dan media sosial yang berkembang dengan pesat memberikan kesempatan  bagi kamu untuk menjadi fotografer handal dan menghasilkan karya-karya inspiratif.

12. Penerbitan

Industri penerbitan mempunyai potensi yang kuat asalkan mengikuti transformasi digital. Sub sektor ini membangun intelektual bangsa dan memunculkan banyak peneliti, penulis, cendekiawan dan sastrawan.

13. Periklanan

Potensi sub sektor periklanan cukup bagus tetapi masih memerlukan pengembangan di bidang SDM lokal sehingga dapat membatasi investasi asing di sektor ini.

14. Kriya

Hasil kerajinan tangan yang kamu kenal dengan seni kriya menjadi icon bangsa Indonesia karena ciri khasnya yang unik. Prospek industri kriya ini sangatlah besar hingga mampu menembus pasar internasional.

15. Aplikasi

Meningkatnya pengguna gadget, memacu para aplikasi developer untuk mendesain aplikasi yang user friendly. Peningkatan kualitas dan kuantitas SDM akan memperkuat pertumbuhan developer lokal.

16. Seni Pertunjukan

Ragam seni pertunjukan dari masing-masing daerah di Indonesia telah mendapatkan apresiasi yang bagus di mata dunia. Pengembangan seni pertunjukan kontemporer dan tradisional tentu membangun industri ini supaya lebih maksimal.

Kamu bisa menilai mana jenis industri ekraf yang sudah unggul dan yang masih memerlukan perbaikan. Setidaknya dari 16 subsektor ekonomi kreatif, kamu bisa memilih salah satu bidang yang sesuai dengan passion dan keterampilanmu.